Home » Informasi » Huruf Hiragana Jepang Lengkap Dan Fungsinya

Huruf Hiragana Jepang Lengkap Dan Fungsinya

huruf+hiragana
Huruf Hiragana

Huruf Hiragana Jepang – Dalam penulisan bahasa jepang, terdapat tiga jenis huruf yang digunakan, yaitu hiragana, katakana, dan kanji. Setelah sebelumnya telah dibahas tentang daftar huruf katakana, pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai huruf hiragana lengkap dan fungsinya beserta contoh penggunaanya.

Penggunaan huruf hiragana berbeda dengan huruf katakana. Jika katakana digunakan untuk penulisan serapan bahasa asing, huruf hiragana digunakan untuk menulis kosakata asli bahasa jepang. Berikut merupakan beberapa fungsi dari huruf hiragana :

  • Sebagai pelafalan huruf kanji (furigana), yaitu huruf kecil yang ditulis di atas huruf kanji (jika huruf kanji ditulis mendatar) dan di samping huruf kanji (jika huruf kanji ditulis menurun).
  • Menuliskan imbuhan pada suatu kanji (okurigana), yaitu huruf hiragana yang ditulis setelah huruf kanji. Contoh : 食べます taberu (makan), dalam kata tersebut, huruf べます disebut okurigana.
  • Untuk menuliskan kosakata bahasa Jepang yang tidak memiliki bentuk kanji.
  • Untuk menuliskan partikel pada kalimat bahasa jepang.
  • Untuk menuliskan honorifik (ungkapan penghormatan untuk menyapa orang tertentu).

Huruf Hiragana Jepang Lengkap Dan Contoh Penggunaanya

Huruf hiragana jepang ini terdiri dari 104 huruf, yaitu 46 huruf dasar a sampai n, 25 huruf teng-teng (“) dan maru (o), serta 33 huruf dengan kombinasi ya-yu-yo kecil. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini.

1. Huruf Hiragana Dasar

Huruf hiragana dasar atau pokok merupakan huruf hiragana yang bunyi lafalnya sama dengan huruf katakana, tetapi hurufnya berbeda. Berikut adalah daftar huruf hiragana dasar :

  • あ = a
  • い = i
  • う = u
  • え = e
  • お = o
  • か = ka
  • き = ki
  • く = ku
  • け = ke
  • こ = ko
  • さ = sa
  • し = shi
  • す = su
  • せ = se
  • そ = so
  • た = ta
  • ち = chi
  • つ = tsu
  • て = te
  • と = to
  • な = na
  • に = ni
  • ぬ = nu
  • ね = ne
  • の = no
  • は = ha
  • ひ = hi
  • ふ = fu
  • へ = he
  • ほ = ho
  • ま = ma
  • み = mi
  • む = mu
  • め = me
  • も = mo
  • や = ya
  • ゆ = yu
  • よ = yo
  • ら = ra
  • り = ri
  • る = ru
  • れ = re
  • ろ = ro
  • わ = wa
  • を = wo
  • ん = n

Perhatikan !

  • し dibaca shi bukan si.
  • ち dibaca chi bukan ti.
  • つ dibaca tsu bukan tu.
  • ふ dibaca fu bukan hu.
  • Huruf hiragana tidak mempunyai huruf yi dan ye, serta huruf la li lu le lo.
  • Huruf を (wo) dibaca o jika digunakan sebagai partikel pada kalimat. Contoh : わたしはごはんをたべます watashi wa gohan o tabemasu (saya makan nasi). Pada kalimat tersebut, terlihat bahwa partikel o menggunakan hiragana を (wo) bukan hiragana お (o).
  • Huruf は (ha) dibaca wa jika digunakan sebagai partikel. Contoh : わたしはごはんをたべます watashi wa gohan o tabemasu (saya makan nasi). Pada kalimat tersebut, terlihat bahwa partikel wa menggunakan hiragana は (ha) bukan hiragana わ (wa).
  • Huruf へ (he) dibaca e jika digunakan sebagai partikel. Contoh : わたしはにほんへいきます watashi wa nihon e ikimasu (saya akan pergi ke jepang). Pada kalimat tersebut terlihat bahwa partikel e menggunakan hiragana へ (he) bukan hiragana え (e).
  • Jila setelah huruf ん terdapat huruf p atau b maka dibaca m. Contoh : せぱい senpai (dibaca sempai = senior).
  • Jika huruf terdapat di tengah kata maka bisa dibaca ng atau n. Contoh : てんき tenki (bisa dibaca tengki atau tenki = cuaca)
  • Jika huruf terdapat di akhir kata maka dibaca ng. Contoh : おかあさん okaasan (dibaca okaasang = ibu).

2. Huruf Hiragana Teng Teng (“) dan Maru (o)

Sama halnya huruf katakana, huruf hiragana Jepang juga ada yang menggunakan tenten. Tenten adalah tanda kutip atau dua buah kutip yang berada di bagian pojok kanan atas. Sedangkan maru merupakan tanda berbentuk lingkaran kecil yang terletak pada bagian kanan atas yang bentuknya mirip simbol derajat. Berikut adalah huruf hiragana yang menggunakan tenten dan maru :

  • が = ga
  • ぎ = gi
  • ぐ = gu
  • げ = ge
  • ご = go
  • ざ = za
  • じ = ji
  • ず = zu
  • ぜ = ze
  • ぞ = zo
  • だ = da
  • ぢ = ji
  • づ = zu
  • で = de
  • ど = do
  • ば = ba
  • び = bi
  • ぶ = bu
  • べ = be
  • ぼ = bo
  • ぱ = pa
  • ぴ = pi
  • ぷ = pu
  • ぺ = pe
  • ぽ = po

Perhatikan !

  • Huruf ga gi gu ge go berasal dari huruf dasar ka ki ku ke ko dengan memakai teng teng.
  • Huruf za ji/zi zu ze zo berasal dari sa shi su se so dengan memakai teng teng.
  • Huruf da ji/zi zi de do berasal dari ta chi tsu te to dengan memakai teng teng.
  • Huruf ba bi bu be bo berasal dari huruf ha hi fu he ho dengan memakai teng teng.
  • Huruf pa pi pu pe po berasal dari huruf ha hi hu he ho dengan memakai maru.
  • Huruf hiragana じ dan ぢ memiliki bunyi yang sama, yaitu : ji/zi, tetapi yang sering digunakan adalah じ. Contoh kata yang memakai huruf ぢ adalah ちぢむ chijimu (mengkerut), ちかぢか chikajika (tak lama kemudian).
  • Huruf hiragana ず dan づ juga memiliki bunyi yang sama yaitu zu, tetapi yang paling sering digunakan adalah ず. Contoh kata yang memakai huruf づ adalah つづく tsuzuku (melanjutkan/bersambung), ちかづく chikazuku (mendekati), かんづめ kanzume (makanan dalam kaleng).
  • Perhatikan antara teng teng dan maru pada huruf ba bi bu be bo dan pa pi pu pe po. Ba bi bu be bo menggunakan teng teng dan pa pi pu pe po menggunakan maru. Kedua huruf tersebut berasal dari huruf hiragana ha hi hu he ho.

3. Huruf Hiragana Yoon

Yoon adalah huruf hiragana jepang berupa konsonan ganda yang diikuti oleh huruf ya yu yo kecil. Pada dasarnya, huruf ini terbentuk dari dua huruf hiragana. Huruf pertama selalu berakhiran i, seperti ki, ni, mi, ji,gi, dan lain-lain. Sedangkan huruf kedua selalu menggunakan ya yu yo kecil. Maksudnya adalah penulisan huruf kedua lebih kecil dari huruf pertama (tidak sama besar).

  • きゃ = kya
  • きゅ = kyu
  • きょ = kyo
  • しゃ = sha
  • しゅ = shu
  • しょ = sho
  • ちゃ = cha
  • ちゅ = chu
  • ちょ = cho
  • にゃ = nya
  • にゅ = nyu
  • にょ = nyo
  • ひゃ = hya
  • ひゅ = hyu
  • ひょ = hyo
  • みゃ = mya
  • みゅ = myu
  • みょ = myo
  • りゃ = rya
  • りゅ = ryu
  • りょ = ryo
  • ぎゃ = gya
  • ぎゅ = gyu
  • ぎょ = gyo
  • じゃ = ja
  • じゅ = ju
  • じょ = jo
  • びゃ = bya
  • びゅ = byu
  • びょ = byo
  • ぴゃ = pya
  • ぴゅ = pyu
  • ぴょ = pyo

Keterangan :

Huruf hiragana kya terbentuk dari hiragana ki dan ya (kecil). Perhatikan dengan seksama,
kya きゃ (huruf hiragana ya lebih kecil dibanding hiragana ki). Jika menulis kedua huruf tersebut sama besar, maka bukan termasuk huruf yoon, dan berubaha menjadi きや kiya.

4. Sokuon

Sokuon adalah kosakata bahasa Jepang yang ditulis dengan huruf hiragana tsu kecil (っ). Sokuon digunakan ketika terdapat kata yang memiliki dua konsonan.

Contoh :

  • にっき Nikki (buku harian). Terdapat huruf double k dalam kata nikki.
  • きって Kitte (perangko). Terdapat huruf double t dalam kata kitte.
  • きっぷ Kippu (karcis). Terdapat huruf double p dalam kata kippu.

5. Chouon

Jika terdapat garis atas pada huruf vokal kosakata Jepang, maka huruf tersebut dibaca panjang (2 kali lipat).

Contoh :

  • おかあさん okaasan (Ibu)
  • おじいさん ojiisan (Kakek)
  • ゆうがた yuugata (Sore hari/Senja) 
  • ええ ee (ya)
  • こうこう koukou (sekolah menengah atas). Kebanyakan vokal o yang panjang, diikuti dengan vokal u, tetapi ada beberapa kata yang diikuti dengan vokal o, contohnya : toori (Jalan) = とおり

Demikianlah pembahasan mengenai huruf hiragana jepang lengkap dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Bagikan ke :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top