Home » Pendidikan » Macam – Macam Unsur Dalam Seni Rupa

Macam – Macam Unsur Dalam Seni Rupa

unsur+unsur+seni+rupa
Unsur – Unsur Seni Rupa

Macam – Macam Unsur Dalam Seni Rupa – Bidang merupakan salah satu unsur dalam karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi. Bidang dalam seni rupa terbentuk atau dibentuk dari hubungan beberapa unsur yang menyatu. Jika dilihat dari jenisnya, bidang atau bentuk terdiri dari beberapa macam, diantaranya yaitu bidang organis dan bidang geometris.

Bentuk organis adalah bidang yang tidak sengaja dibuat dan terbentuk dari unsur-unsur alamiah. Bidang ini tidak terukur dan susah didefinisikan serta memiliki kesan tidak formal. Misalnya bentuk pohon, burung, sawah, langit, dan laut.

Sedangkan bidang geometris merupakan bidang buatan yang terbentuk dari unsur-unsur yang sengaja dibuat dan memiliki kesan yang formal. Misalnya bidang segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran,dan sebagainya.

Bidang dapat terbentuk karena adanya beberapa unsur seni rupa yang saling bertemu, atau bisa juga karena adanya asupan warna yang melatar belakanginya. Sehingga dengan adanya unsur-unsur yang menyatu memebentuk sebuah bidang, sebuah karya seni dapat dinikmati secara utuh.

Unsur – Unsur Dalam Seni Rupa

Berikut ini akan dijelaskan mengenai unsur-unsur pembentuk suatu bidang dalam seni rupa beserta gambarnya yang meliputi titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur dan gelap terang.

Unsur Titik

Titik adalah unsur pembentuk bidang seni rupa yang paling dasar. Titik berada pada dimensi pertama yang merupakan unsur paling kecil dalam membentuk garis, bentuk, atau bidang. Dengan kata lain, titik merupakan ide untuk memulai suatu karya seni.

Unsur Garis

Garis merupakan unsur pembentuk bidang dua dimensi dalam seni rupa. Garis ini merupakan gabungan dari unsur titik hingga membentuk sebuah garis. Sebuah garis memiliki dimensi memanjang dan memiliki arah tertentu. Diantara macam-macam garis seperti garis panjang, garis pendek, garis lengkung, garis vertikal, dan garis horizontal.

garis+garis+seni+rupa
Garis – Garis Seni Rupa

Menurut wujudnya, garis terbagi menjadi dua jenis. Yaitu garis nyata dan garis semu. Garis nyata adalah garis yang dihasilkan secara langsung. Sedangkan garis semu adalah garis yang muncul karena adanya kesan batas (kontur) dari suatu bidang, warna, atau pun ruang.

Baca Juga :  Rumus Mencari Jari - Jari Lingkaran Jika Diketahui Kelilingnya

Unsur Bidang

Bidang adalah unsur pembentuk seni rupa yang dihasilkan oleh gabungan beberapa garis yang membentuk beberapa sisi. Bidang juga merupakan dimensi kedua yang memiliki ukuran panjang dan lebar. Contoh bidang diantaranya yaitu persegi, segitiga, lingkaran, dan lain-lain.

Unsur Bentuk

Unsur pembentuk karya seni rupa selanjutnya adalah bentuk. Dengan adanya bentuk, menjadikan sebuah karnya seni rupa dapat diamati sebagai karya seni yang utuh. Diantara jenis-jenis bentuk yaitu bentuk geometris (kubus, balok, tabung) dan bentuk non-geometris (manusia, hewan, tumbuhan). Bentuk terdiri dari dua macam, yaitu bentuk figuratif, abstraktif, dan abstrak.

Bentuk figuratif adalah bentuk yang meniru wujud yang berasal dari alam, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Sementara itu untuk bentuk abstraktif merupakan bentuk figuratif yang diubah bentuknya. Misalnya wayang kulit, topeng, dekorasi batik dan sebagainya.

Sedangkan bentuk abstrak adalah bentuk yang telah menyimpang dari wujud benda-benda alam aslinya. Contohnya yaitu bentuk bentuk geometris, seperti balok, tabung, piramid, kerucut, dan bola. Untuk melihat bentuk karya seni abstrak, kita perlu menggunakan imajinasi yang tinggi, karena kita belum tentu dapat mengenali bentuk dari benda atau makhluk apa yang dimaksud oleh pembuatnya.

Unsur Ruang

Ruang merupakan unsur pembentuk seni rupa yang memiliki dua sifat, yaitu sifat semu dan nyata. Pada sebuah karya seni dua dimensi, ruang bersifat semu karena hanya merupakan penggambaran saja. Sedangkan dalam karya tiga dimensi, ruang bersifat nyata dan dapat dirasakan dan dinikmati secara langsung.

Unsur Warna

unsur+warna+seni+rupa
Unsur Warna Seni Rupa

Unsur pembentuk seni rupa selanjutnya adalah warna. Dengan adanya warna, sebuah karya seni akan menjadi lebih hidup dan eksresif. Berdasarkan teori warna, terdapat tujuh spektrum warna. Sedangkan warna-warna dalam seni rupa terdapat teori warna pigmen yaitu dikelompokan menjadi beberapa jenis warna, seperti warna primer, sekunder, tersier, komplementer, analogus, dan monokromatik.

  • Warna primer adalah warna dasar atau pokok yang tidak dapat diperoleh dari percampuran warna lainnya. Contoh warna primer adalah merah, kuning, dan biru.
  • Warna sekunder adalah warna yang dapat diperoleh dari percampuran dua warna primer dengnan takaran tertentu. Contoh warna sekunder adalah oranye, ungu, dan hijau.
  • Warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran warna sekunder. Contonya yaitu biru keungu-unguan, hijau kekuning-kuningan, dan biru kehijau-hijauan.
  • Warna komplementer adalah warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna. Contohnya adalah warna kuning dengan ungu, merah dengan hijau dan lain-lain.
  • Warna analogus adalah penyusunan dengan cara meletakkan hasil perpaduan warna primer. Misalnya kuning kehijau-hijauan atau oranye kemerah-merahan.
  • Monokromatik adalah penyusunan warna berdasarkan tingkat perpaduan antara warna putih dan hitam.
Baca Juga :  Diagram Batang (Jenis, Cara Membuat, Dan Contohnya)

Tekstur

Tekstur merupakan unsur-unsur pembentuk bidang dalam seni rupa tiga dimensi. Tekstur dapat didefinisikan sebagai sifat dan keadaan permukaan bidang pada suatu karya. Setiap benda pada seni rupa memiliki tekstur yang berbeda-beda, meskipun ada juga yang hampir sama. Tekstur dalam seni rupa terbagi menjadi dua, yaitu tekstur nyata dan tekstur semu.

Tekstur nyata adalah merupakan jenis tekstur yang dapat diraba maupun dilihat bentuk fisiknya, misalnya halus dan kasar. Sedangkan tekstur semu tidak memiliki kesan yang sama antara pengelihatan dan perabaan. Tekstur semu ini bisa terbentuk karena kesan perspektif dan sisi gelap terang.

Unsur Gelap Terang

unsur+gelap+terang
Gelap Terang

Unsur pembentuk seni rupa yang terakhir adalah gelap terang. Dalam karya seni dua dimensi, unsur gelap terang dibuat berdasarkan gradiensi dan pemilihan warna. Unsur gelap terang sangat bergantung terhadap intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya yang memapar pada suatu karnya seni, maka akan semakin terang. Begitu sebaliknya, jika semakin kecil intensitas cahaya, maka bidang dalam seni rupa akan semakin gelap.

Demikianlah pembahasan mengenai macam-macam unsur dalam seni rupa. Semoga bermanfaat.

Share :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top