Home » Pendidikan » Bangun Datar: Pengertian, Macam, Rumus dan Contoh Soal

Bangun Datar: Pengertian, Macam, Rumus dan Contoh Soal

macam+macam+bangun+datar
Macam-Macam Bangun Datar

Bangun Datar: Pengertian, Macam, Rumus dan Contoh Soal – Dalam pelajaran matematika, terdapat materi tentang bangun datar dan bangun ruang. Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai bangun datar, yang meliputi pengertian, macam-macam, ciri-ciri, rumus luas dan keliling beserta contoh soal pembahasannya.

Pengertian Bangun Datar

Bangun datar adalah bangun yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki tinggi atau ketebalan. Jadi, bangun ini hanya dapat dihitung luas dan kelilingnya, dan tidak dapat dihitung volumenya.

Dalam definisi lainnya, bangun datar merupakan bentuk geometri dua dimensi yang memiliki pembatas berupa garis-garis lurus atau lengkung. Dalam bahasa inggris, bangun datar disebut plane figures.

Bentuk bangun datar juga sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut penjelasannya.

Contoh Benda Bangun Datar

Adapun beberapa contoh benda yang menerapkan bentuk bangun datar, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Keramik lantai merupakan contoh benda berbentuk persegi
  • Papan tulis merupakan contoh benda berbentuk persegi panjang
  • Triangle merupakan contoh benda berbentuk segitiga
  • Rangka jembatan merupakan contoh benda berbentuk trapesium
  • Penghapus pulpen mmerupakan contoh benda berbentuk jajar genjang
  • ketupat lebaran merupakan contoh benda berbentuk belah ketupat
  • Layangan merupakan contoh benda berbentuk layang-layang
  • Uang logam merupakan contoh benda berbentuk lingkaran

Macam-Macam Bangun Datar dan Ciri-Cirinya

Berikut merupakan macam-macam jenis bangun datar lengkap beserta gambar dan ciri-cirinya.

1. Persegi

Persegi adalah jenis bangun datar yang mempunyai empat sisi yang sama panjang dan memiliki empat titik sudut berbentuk sudut siku-siku. Persegi juga disebut bujur sangkar dan merupakan bangun datar beraturan.

gambar+persegi
Gambar Persegi

Ciri-Ciri Bangun Datar Persegi

  • Memiliki empat sisi sama panjang
  • Memiliki empat titik sudut berbentuk sudut siku-siku (90°)
  • Sisi yang berhadapan sama panjnag dan sejajar
  • Memiliki dua garis diagonal
  • Garis diagonalnya saling bertemu tegak lurus dan membentuk sudut siku-siku
  • Memiliki empat buah simetri lipat
  • Memiliki simetri putar tingkat empat

2. Persegi Panjang

Persegi panjang adalah jenis bangun datar yang mempunyai dua pasang sisi sejajar dan sama panjang serta memiliki empat titik sudut yang berbentuk sudut siku-siku.

gambar+persegi+panjang
Gambar Persegi Panjang

Ciri-Ciri Bangun Datar Persegi Panjang

  • Memiliki empat sisi
  • Memliki dua pasang sisi sejajar yang berhadapan dan sama panjang
  • Memiliki empat titik sudut berbentuk sudut siku-siku (90°)
  • Memliki dua garis diagonal yang sama panjang
  • Memiliki dua buah simetri lipat
  • Memliki simetri putar tingkat dua

3. Segitiga

Segitiga adalah jenis bangun datar yang mempunyai tiga sisi dan memiliki tiga titik sudut. Jika seluruh besar sudut pada titik sudutnya dijumlahkan, maka hasilnya adalah 180º.

gambar+segitiga
Gambar Segitiga

Ciri-Ciri Bangun Datar Segitiga

  • Memiliki 3 sisi
  • Memiliki 3 titik sudut
  • Jumlah ketiga sudutnya adalah 180º

Berdasarakan sisinya, segitiga dibedakan menjadi segitiga sama sisi, segitiga sama kaki dan segitiga sembarang.

macam+macam+segitiga
Macam-Macam Segitiga

Ciri-Ciri Segitiga Sama Sisi

  • Mempunyai tiga sisi yang sama panjang
  • Mempunyai tiga sudut yang sama besar yaitu 60°
  • Memiliki tiga buah sumbu simetri yang berpotongan pada satu titik
  • Mempunyai tiga sumbu simetri
  • Mempunyai tiga simetri lipat
  • Mempunyai tiga simetri putar

Ciri-Ciri Segitiga Sama Kaki

  • Mempunyai dua sisi yang sama panjang
  • Mempunyai dua sudut yang sama besar
  • Mempunyai satu sumbu simetri
  • Mempunyai satu simetri lipat
  • Mempunyai satu simetri putar

Ciri-Ciri Segitiga Sembarang

  • Ketiga sisinya panjangnya berbeda
  • Ketiga sudutnya besarnya tidak sama
  • Tidak mempunyai sumbu simetri
  • Tidak mempunyai simetri lipat
  • Mempunyai satu simetri putar

Sedangkan berdasarkan sudutnya, segitiga dibedakan menjadi segitiga lancip, segitiga tumpul dan segitiga siku-siku.

macam+macam+segitiga
Macam-Macam Segitiga

Ciri-Ciri Segitiga Lancip

  • Ketiga sudutnya besarnya kurang dari 90°
  • Ketiga sudutnya merupakan sudut lancip
  • Jumlah ketiga sudutnya adalah 180°
  • Mempunyai tiga sumbu simetri pada segitiga lancip sama sisi
  • Mempunyai tiga simetri lipat pada segitiga lancip sama sisi
  • Mempunyai tiga simetri putar pada segitiga lancip sama sisi
  • Mempunyai satu sumbu simetri pada segitiga lancip sama kaki
  • Mempunyai satu simetri lipat pada segitiga lancip sama kaki
  • Selain segitiga lancip sama sisi dan segitiga lancip sama kaki, tidak mempunyai sumbu simetri dan simetri lipat, namun memiliki satu buah simetri putar
Baca Lainnya:   Cara Menghitung Debit Air

Ciri-Ciri Segitiga Tumpul

  • Ketiga sisinya panjangnya berbeda
  • Ketiga sudutnya besarnya tidak sama
  • Tidak mempunyai sumbu simetri
  • Tidak mempunyai simetri lipat
  • Mempunyai satu simetri putar

Ciri-Ciri Segitiga Siku-Siku

  • Mempunyai satu buah sudut yang besarnya 90°
  • Mempunyai dua sisi yang saling tegak lurus
  • Mempunyai satu buah sisi miring
  • Mempunyai satu sumbu simetri pada segitiga siku-siku sama kaki
  • Mempunyai satu simetri lipat pada segitiga siku-siku sama kaki
  • Selain segitiga siku-siku sama kaki, tidak mempunyai sumbu simetri dan simetri lipat, namun memiliki satu buah simetri putar

4. Jajar Genjang

Jajar genjang adalah jenis bangun datar yang mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang dan sejajar serta memiliki dua pasang sudut yang sama besar (pasangan sudut lancip dan pasangan sudut tumpul).

gambar+jajar+genjang
Gambar Jajar Genjang

Ciri-Ciri Bangun Datar Jajar Genjang

  • Memiliki empat sisi
  • Memiliki empat titik sudut
  • Memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang
  • Sudut-sudut yang berhadapan sama besar
  • Memiliki dua buah sudut tumpul dan dua buah sudut lancip
  • Memiliki dua garis diagonal yang tidak sama panjang
  • Tidak memiliki simetri lipat
  • Memiliki simetri putar tingkat dua

5. Belah Ketupat

Belah ketupat adalah jenis bangun datar yang memiliki empat sisi yang sama panjang dan memiliki dua pasang sudut bukan siku-siku dengan sudut yang saling berhadapan sama besar.

gambar+belah+ketupat
Gambar Belah Ketupat

Ciri-Ciri Bangun Datar Belah Ketupat

  • Memiliki empat buah sisi sama panjang
  • Memiliki empat buah titik sudut
  • Sudut-sudut yang saling berhadapan sama besar
  • Memiliki dua garis diagonal
  • Garis diagonal saling berpotongan tegak lurus
  • Memiliki dua buah simetri lipat
  • Memiliki simetri putar tingkat dua

6. Layang-Layang

Layang-layang adalah jenis bangun datar yang mempunyai dua pasang sisi sama panjang dan memiliki sepasang sudut yang berhadapan sama besar.

gambar+layang+layang
Gambar Layang-Layang

Ciri-Ciri Bangun Datar Layang-Layang

  • Memiliki empat sisi
  • Memiliki empat titik sudut
  • Memiliki dua pasang sisi yang sama panjang
  • Memiliki dua sudut yang sama besarnya
  • Garis diagonalnya berpotongan tegak lurus
  • Memiliki satu simetri lipat

7. Trapesium

Trapesium adalah jenis bangun datar yang memiliki empat buah sisi, yaitu dua buah sisi sejajar yang tidak sama panjang dan dua buah sisi lainnya tidak sama panjang dan tidak sejajar.

gambar+trapesium
Gambar Trapesium

Ciri-Ciri Bangun Datar Trapesium

  • Memiliki empat sisi
  • Memiliki empat titik sudut
  • Memiliki sepasang sisi yang sejajar, tetapi tidak sama panjang
  • Sudut-sudut diantara sisi sejajar besarnya 180°

Berdasarkan sisinya, trapesium dibedakan menjadi trapesium sama kaki, trapesium siku-siku, dan trapesium sembarang.

macam+macam+trapesium
Macam-Macam Trapesium

Ciri-Ciri Trapesium Sama Kaki

  • Memiliki dua sisi sejajar yang tidak sama panjang
  • Memiliki dua sisi sama panjang dan simetris
  • Besar dua pasang sudut yang saling bersebelahan sama besar
  • Panjang kedua garis diagonalnya sama panjang
  • Memiliki sepasang kaki sama panjang
  • Memiliki sebuah sumbu simetri
  • Memiliki satu simetri lipat
  • Memiliki satu simetri putar
Baca Lainnya:   Cara Membaca Diagram, Tabel, Dan Grafik

Ciri-Ciri Trapesium Siku-Siku

  • Memiliki sepasang sisi sejajar yang panjangnya berbeda
  • Memiliki dua buah sudut siku-siku yang saling berdekatan
  • Kedua garis diagonalnya tidak sama panjang
  • Tidak memiliki kaki yang sama panjang
  • Tidak memiliki sumbu simetri
  • Tidak memiliki simetri lipat
  • Memiliki satu simetri putar

Ciri-Ciri Trapesium Sembarang

  • Memiliki sepasang sisi sejajar yang tidak sama panjang
  • Keempat sudutnya besarnya berbeda
  • Kedua garsi diagonalnya tidak sama panjang
  • Tidak memiliki kaki yang sama panjang
  • Tidak memiliki sudut siku-siku
  • Tidak memiliki sumbu simetri
  • Tidak memiliki simetri lipat
  • Memiliki satu simetri putar

8. Lingkaran

Lingkaran adalah jenis bangun datar yang dibentuk oleh himpunan titik-titik yang mempunyai jarak sama dari suatu titik pusat. Lingkaran juga merupakan bangun datar beraturan.

gambar+lingkaran
Gambar Lingkaran

Ciri-Ciri Bangun Datar Lingkaran

  • Mempunyai satu sisi
  • Tidak memiliki titik sudut
  • Memiliki simetri putar dan simetri lipat tak terhingga

Rumus Bangun Datar

Diantara ciri-ciri bangun datar adalah memiliki dimensi panjang dan lebar. Dengan begitu, bangun dua dimensi hanya dapat dihitung luas dan kelilingnya. Berikut merupakan daftar rumus luas dan rumus keliling bangun datar.

Nama Bangun DatarRumus Luas (L)Rumus Keliling (K)
Persegis x s4 x s
Persegi Panjangp x l2 x (p + l)
Segitiga1/2 x a x ts + s + s
Trapesium1/2 x (a + b) x ts + s + s + s
Jajar Genjanga x t2 x (a + b)
Belah Ketupat1/2 x d1 x d24 x s
Layang-Layang1/2 x d1 x d2s + s + s + s
Lingkaranπ x r²2 x π x r
Rumus Bangun Datar

Contoh Soal Bangun Datar

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Persegi
Sebuah persegi memiliki ukuran sisi 10 cm. Berapa luas dan keliling persegi tersebut?

Jawaban:
L = s x s
L = 10 x 10
L = 100 cm²

K = 4 x s
K = 4 x 10
K = 40 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang
Sebuah persegi panjang memiliki ukuran panjang 10 cm dan lebar 5 cm. Berapa luas dan keliling persegi panjang tersebut?

Jawaban:
L = p x l
L = 10 x 5
L = 50 cm²

K = 2 x (p + l)
K = 2 x (10 + 5)
K = 2 x 15
K = 30 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Segitiga
Sebuah segitiga siku-siku memiliki ukuran alas 6 cm, tinggi 8 cm dan sisi miring 10 cm. Berapa luas dan keliling segitiga tersebut?

Jawaban:
L = 1/2 x a x t
L = 1/2 x 6 x 8
L = 24 cm²

K = s + s + s
K = 6 + 8 + 10
K = 24 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Trapesium
Perhatikan gambar di bawah ini dan hitunglah berapa luas dan keliling trapesium tersebut?

contoh+soal+bangun+datar
Contoh Soal Bangun Datar

Jawaban:
L = 1/2 x (a + b) x t
L = 1/2 x (10 + 12) x 10
L = 1/2 x 220
L = 110 cm²

K = s + s + s + s
K = 10 + 10 + 11 + 12
K = 43 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Jajar Genjang
Sebuah jajar genjang memiliki ukuran sisi sejajarnya masing-masing panjang 5 cm dan lebar 4 cm. Jika sisi alasnya 5 cm dan tinggi jajar genjang 6 cm, berapa luas dan keliling jajar genjang tersebut?

Jawaban:
L = a x t
L = 5 x 6
L = 30 cm²

K = 2 x (a + b)
K = 2 x (5 + 4)
K = 2 x 9
K = 18 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Belah Ketupat
Sebuah belah ketupat memiliki ukuran sisi 5 cm. Panjang diagonalnya masing-masing adalah 6 cm dan 8 cm. Berapa luas dan keliling belah ketupat tersebut?

Jawaban:
L = 1/2 x d1 x d2
L = 1/2 x 6 x 8
L = 1/2 x 48
L = 24 cm²

K = 4 x s
K = 4 x 5
K = 20 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Layang-Layang
Sebuah layang-layang memiliki ukuran sisi yang sama panjang masing-masing adalah 5 cm dan lebar 6 cm. Jika panjang masing-masing diagonal adalah 8 cm dan 10 cm, berapa luas dan keliling layang-layang tersebut?

Jawaban:
L = 1/2 x d1 x d2
L = 1/2 x 8 x 10
L = 1/2 x 80
L = 40 cm²

K = s + s + s + s
K = 5 + 5 + 6 + 6
K = 22 cm

Contoh Soal: Cara Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran
Sebuah lingkatan memiliki jari-jari 7 cm. Berapa luas dan keliling lingkaran tersebut?

Jawaban:
L = π x r²
L = 22/7 x 7²
L = 22/7 x 49
L = 154 cm²

K = 2 x π x r
K = 2 x 22/7 x 7
K = 44 cm

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai materi bangun datar: pengertian, macam, ciri, rumus dan contoh soal. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top