Home » Pendidikan » Bagian – Bagian Kerucut Dan Rumusnya

Bagian – Bagian Kerucut Dan Rumusnya

bagian+bagian+kerucut
Bagian – Bagian Kerucut

Bagian – Bagian Kerucut Dan Rumusnya – Kerucut merupakan suatu bangun ruang tiga dimensi yang memiliki volume atau isi. Setiap bangun ruang memiliki bagian-bagian atau unsur-unsur penyusunnya. Lalu apa saja bagian-bagian pada bangun ruang kerucut? Simak penjelasan berikut ini mengenai pengertian kerucut, ciri-ciri kerucut, bagian-bagian kerucut dan rumusnya.

Pengertian Kerucut

Bangun kerucut adalah bangun ruang sisi lengkung seperti halnya tabung dan bola. Bangun ini menyerupai bentuk limas dengan bidang alasnya berupa segi-n tak terhingga (lingkaran). Bagian – bagian atau unsur-unsur bangun ruang kerucut​ adalah 2 sisi (1 sisi alas dan1 sisi selimut), 1 rusuk, serta 1 titik sudut.

Kerucut memiliki dua sisi yang terdiri dari sisi alas berbentuk lingkaran dan sisi tegak/selimut yang mengerucut pada ujungnya. Bentuk bangun dari selimut kerucut adalah juring lingkaran yang panjang sisi lengkungnya merupakan ukuran keliling alasnya.

Kerucut dapat dibentuk dari sebuah segitiga siku-siku yang diputar sejauh 360 derajat, dimana sisi siku-sikunya sebagai pusat putaran. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini.

bagian+bagian+kerucut

Kerucut pada gambar di atas dibentuk dari segitiga siku-siku AOT yang diputar satu putaran penuh (360 derajat) dengan sisi OT sebagai pusat putarannya.

Ciri – Ciri Kerucut

Dari penjelasan definisi kerucut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa bangun kerucut memiliki 1 titik sudut yang terletak di ujung selimut serta 1 rusuk berbentuk lingkaran yang menghubungkan sisi alas dan sisi selimut. Ada pun ciri-ciri kerucut yaitu sebagai berikut:

  • Kerucut memiliki 2 buah bidang sisi (1 sisi alas berbentuk lingkaran dan 1 sisi selimut berbentuk juring lingkaran)
  • Kerucut memiliki 1 buah rusuk berbentuk lingkaran yang menghubungkan sisi alas dan sisi selimutnya.
  • Kerucut memiliki 1 titik puncak yang berada pada ujung sisi selimutnya.
  • Kerucut merupakan bangun ruang limas yang alasnya berbentuk lingkaran.
  • Kerucut memiliki jaring-jaring kerucut yaitu lingkaran dan juring lingkaran.

Bagian – Bagian Kerucut Dan Rumusnya

Untuk memahami unsur-unsur bagian pada bangun ruang kerucut, perhatikan gambar dkerucut di bawah ini.

bagian+bagian+kerucut+dan+rumusnya
Bagian – Bagian Kerucut Dan Rumusnya

Berdasarkan gambar di atas, maka diperoleh kesimpulan bahwa bangun kerucut tersebut memiliki bagian-bagian sebagai berikut:

a. Bidang alas

Bidang alas adalah sisi yang berbentuk lingkaran yang diarsir. Untuk menghitung luas alas kerucut yaitu dengan menggunakan rumus luas lingkaran sebagai berikut:

Rumus Luas Alas Kerucut
L = π × r²

b. Jari-jari bidang alas (r)

Jari-jari kerucut adalah jarak antara titik pusat lingkaran alas dengan rusuk kerucut. Pada gambar di atas, jari-jari kerucut yaitu ruas garis OA dan ruas garis OB yang ukurannya setengah dari panjang AB.

r = 1/2 × diameter

c. Diameter bidang alas (d)

Diameter bidang alas adalah jarak antara lengkungan rusuk kerucut yang melewati titip pusat lingkaran alas kerucut. yaitu ruas garis AB yang panjang adalah 2 × jari-jari bidang alas.

d = 2 × r

d. Tinggi kerucut (t)

Tinggi kerucut adalah jarak dari titik puncak kerucut ke pusat bidang alas. Pada gamabr di atas, tinggi kerucut ditunjukan oleh ruas garis CO.

e. Selimut kerucut

Selimut kerucut adalah sisi tegak kerucut yang apabila dibongkar merupakan jaring-jaring kerucut yang berbentuk jurung lingkaran. Rumus untuk menghitung selimut kerucut adalah:

Rumus Luas Selimut Kerucut
L = π × r × s

f. Garis pelukis (s)

Garis pelukis merupakan garis-garis pada selimut kerucut yang ditarik dari titik puncak C ke lengkungan rusuk kerucut. Hubungan antara r, s, dan t pada kerucut tersebut di atas dapat dinyatakan dengan persamaan-persamaan rumus teorema pythagoras segitiga siku-siku, yaitu sebagai berikut:

s² = r² + t²
r² = s² − t²
t² = s² − r²

g. Jaring-jaring kerucut

Kerucut mempunyai jaring-jaring yang terdiri dari satu lingkaran berjari-jari r sebagai alas dan juring lingkaran yang berjari-jari s sebagai sisi selimut. Di bawah ini merupakan salah satu contoh jaring-jaring pada kerucut.

gambar+jaring+jaring+kerucut
Gambar Jaring – Jaring Kerucut

h. Rumus kerucut

Dengan mengetahui rumus dari masing-masing bagian kerucut, maka untuk menentukan volume kerucut dan luas permukaan kerucut dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

Rumus Volume Kerucut

V = 1/3 × Luas Alas × Tinggi
V = 1/3 × πr² × t

Rumus Luas Permukaan Kerucut

L = Luas Alas + Luas Selimut
L = π × r² + π × r × s
atau L = πr × (r + s)

Contoh Soal

Sebuah kerucut memiliki jari-jari alas 7 cm dan tinggi 15 cm. Hitunglah berapa volume kerucut tersebut!

Penyelesaian:
V = 1/3 × πr² × t
V = 1/3 × 22/7 x 7² × 15
V = 1/3 × 2310
V = 770 cm³

Sebuah kerucut memiliki jari-jari alas 10 cm dan panjang garis pelukisnya 20 cm. Hitunglah berapa luas permukaan kerucut tersebut!

penyelesaian:
L = πr² + πrs
L = (3,14 × 10²) + (3,14 × 10 × 20)
L = 314 + 628
L = 942 cm²

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kerucut, ciri-ciri kerucut, bagian-bagian kerucut dan rumusnya beserta contoh soalnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Bagikan ke :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top