Home » Matematika » Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Lingkaran

Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Lingkaran

hal+hal+yang+berkaitan+dengan+lingkaran
Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Lingkaran

Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Lingkaran – Lingkaran merupakan salah satu jenis bangun datar. Lingkaran berbentuk kurva tertutup sederhana dengan garis lengkung yang beraturan. Nah, bagi yang ingin mengenal lebih jauh mengenai lingkaran, simak pembahasan berikut ini mengenai hal-hal apa saja yang berkaitan dengan lingkaran.

Apa Itu Lingkaran?

Lingkaran adalah kumpulan titik-titik berbentuk lengkungan yang memiliki jarak sama terhadap suatu titik tetap. Titik tetap tersebut dinamakan dengan titik pusat lingkaran. Sedangkan jarak dari titik pusat ke titik-titik yang mengelilinginya dinamakan jari-jari lingkaran.

Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat banyak benda yang memiliki bentuk lingkaran, misalnya roda, jam dinding, tutup kaleng, setir mobil, cincin, uang logam, dan lain sebagainya.

Sebagai salah satu bangun datar, terdapat banyak hal yang berkaitan dengan lingkaran. Di antaranya yaitu titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, apotema, juring, tembereng, sudut pusat, sudut keliling, luas lingkaran, dan keliling lingkaran.

Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Lingkaran

Berikut merupakan hal-hal yang berkaitan dengan lingkaran, lengkap beserta gambar dan penjelasannya.

1. Titik Pusat Lingkaran

titik+pusat+lingkaran
Titik Pusat Lingkaran

Titik pusat lingkaran adalah bagian dari lingkaran berupa sebuah titik yang terletak di tengah-tengah lingkaran. Titik ini mempunyai jarak yang sama dengan titik-titik yang ada pada tepi lingkaran. Perhatikan gambar di atas, titik O disebut sebagai titik pusat lingkaran.

2. Jari-Jari Lingkaran

jari+jari+lingkaran
Jari-Jari Lingkaran

Jari-jari lingkaran (r) adalah jarak dari titik pusat lingkaran hingga titik-titik yang berada pada lengkungan lingkaran. Ukuran jari-jari lingkaran selalu sama antara yang satu dengan yang lainnya. Pada gambar di atas, jari-jari lingkaran ditunjukkan oleh garis OA, OB, OC, dan OD.

3. Diameter Lingkaran

diameter+lingkaran
Diameter Lingkaran

Diameter lingkaran (d) adalah jarak antara dua titik yang terdapat pada lengkungan lingkaran dan melewati titik pusat. Diameter lingkaran pada gambar di atas, ditunjukkan oleh garis AC dan BD. Perhatikan bahwa AC terbentuk oleh garis AO dan OC. Dengan begitu, panjang diameter lingkaran adalah dua kali jari-jari lingkaran.

Baca Lainnya :  Ciri-Ciri Bangun Ruang Kubus Dan Gambarnya

4. Busur Lingkaran

busur+lingkaran
Busur Lingkaran

Busur lingkaran adalah potongan garis lengkung yang terletak pada tepi lingkaran dan menghubungkan dua titik sembarang di tepi lengkungan lingkaran tersebut. Pada Gambar di atas, garis lengkung AB, garis lengkung BC, garis lengkung CD, dan garis lengkung DA disebut busur lingkaran.

5. Tali Busur Lingkaran

tali+busur+lingkaran
Tali Busur Lingkaran

Tali busur adalah garis lurus dalam lingkaran yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran. Perbedaan tali busur dengan diameter yaitu jika diameter melewati titik pusat, sedangkan tali busur tidak melewati titik pusat lingkaran. Pada gambar di atas, tali busur lingkaran tersebut ditunjukkan oleh garis AB dan DE.

6. Apotema Lingkaran

apotema+lingkaran
Apotema Lingkaran

Apotema adalah garis yang menghubungkan titik pusat lingkaran dengan tali busur lingkaran. Garis apotema yang terbentuk pada lingkaran bersifat tegak lurus dengan tali busur. Pada gambar lingkaran di atas, garis apotema lingkaran ditunjukan oleh garis OF.

7. Juring Lingkaran

juring+lingkaran
Juring Lingkaran

Juring lingkaran adalah luas daerah yang ada di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari lingkaran dan sebuah busur yang diapit oleh kedua jari-jari lingkaran. Perhatikan gambar di atas, juring lingkaran ditunjukkan oleh daerah yang diarsir yang dibatasi oleh jari-jari OA dan OD serta busur AD. Juring lingkaran tersebut dinamakan juring AOD.

8. Tembereng Lingkaran

tembereng+lingkaran
Tembereng Lingkaran

Tembereng lingkaran adalah luas daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh busur dan tali busur. Pada gambar lingkaran di atas, tembereng lingkaran ditunjukkan oleh daerah yang diarsir yang dibatasi oleh busur AB dan tali busur AB.

Baca Lainnya :  Cara Menghitung Setengah Lingkaran

Perbedaan tembereng dengan juring adalah jika tembereng adalah luas daerah yang di batasi oleh busur dan tali busur, sedangkan juring merupakan luas daerah yang di batasi oleh dua busur yang di apit oleh kedua jari jari lingkaran.

9. Sudut Pusat Lingkaran

sudut+pusat+lingkaran
Sudut Pusat Lingkaran

Sudut pusat lingkaran adalah sudut yang dibentuk oleh perpotongan antara dua buah jari-jari lingkaran di titik pusat. Pada gambar lingkaran di atas, garis OB dan OC merupakan jari-jari lingkaran yang berpotongan di titik pusat O dan membentuk sudut pusat lingkaran BOC.

10. Sudut Keliling Lingkaran

sudut+keliling+lingkaran
Sudut Keliling Lingkaran

Sudut keliling lingakran adalah sudut yang dibentuk oleh perpotongan antara dua buah tali busur di suatu titik pada keliling lingkaran. Pada gambar di atas, garis BD dan DE merupakan tali busur yang berpotongan di titik D dan membentuk sudut keliling lingkaran BDE.

11. Keliling Lingkaran

keliling+lingkaran
Keliling Lingkaran

Keliling lingkaran adalah panjang garis yang mengelilingi lingkaran. Keliling lingkaran dapat dihitung dengan menggunakan rumus: K = 2 x π x r atau K = π x d. Untuk pembahasan lengkapnya, dapat dilihat di sini: Cara Menghitung Keliling Lingkaran.

12. Luas Lingkaran

luas+lingkaran
Luas Lingkaran

Luas lingkaran adalah ukuran seberapa besar daerah yang berada di dalam lingkaran yang dibatasi oleh keliling lingkaran. Luas lingkaran dapat dihutung dengan menggunakan rumus: L = π x r² atau L = 1/4 x π x d². Pembahasan lengkap mengenai luas lingkaran dapat dilihat pada: Cara Menghitung Luas Lingkaran.

Demikianlah pembahasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan lingkaran lengkap beserta gambar dan penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Scroll to Top