Home » Pendidikan » Bangun Ruang Sisi Lengkung Dan Rumusnya

Bangun Ruang Sisi Lengkung Dan Rumusnya

bangun+ruang+sisi+lengkung
Bangun Ruang Sisi Lengkung

Bangun Ruang Sisi Lengkung – Pada pelajaran matematika, pastinya terdapat pembahasan tentang bangun ruang. Berdasarkan bentuk sisinya, bangun tiga dimensi ini dibedakan menjadi dua, yaitu bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung. Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang bangun ruang sisi lengkung beserta rumus perhitungannya.

Bangun ruang sisi lengkung adalah bangun ruang yang mempunyai bidang permukaan melengkung. Berbeda dengan bangun ruang sisi datar yang bentuk permukaan sisinya lurus dan rata. Jadi, perbedaan antara kedua jenis bangun runag tersebut terletak pada bentuk bidang permukaan yang membentuknya.

Bangun ruang itu sendiri merupakan bangun tiga dimensi yang dibentuk oleh bidang permukaan dan mempunyai ruang di dalamnya. Sehingga, dapat dihitung luas dan volumenya menggunakan rumus matematika. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini mengenai macam-macam jenis bangun ruang sisi lengkung dan rumusnya.

Bangun Ruang Sisi Lengkung Dan Rumusnya

Sisi lengkung diartikan sebagai suatu bentuk permukaan yang tidak datar atau tidak rata. Dan yang termasuk dalam bangun ruang yang memiliki sisi lengkung adalah adalah tabung, kerucut, dan bola. Berikut penjelasan beserta rumus-rumusnya.

1. Bangun Ruang Tabung

Tabung adalah bangun ruang sisi lengkung yang mempunyai bidang alas dan tutup berbentuk lingkaran. Antara alas dan tutupnya dihubungkan oleh sisi selimut tabung. Jika selimut tabung dibuka, maka akan membentuk bangun segi empat.

Ciri – Ciri Tabung

  • Tabung mempunyai 3 buah bidang sisi, yaitu bidang alas, bidang tutup, dan sisi tegak.
  • Sisi tegak pada tabung merupakan bidang lengkung yang sering disebut sebagai selimut tabung.
  • Tabung mempunyai dua rusuk.
  • Tinggi tabung adalah jarak antara titik pusat lingkaran bidang alas dengan titik pusat lingkaran bidang tutupnya.

Jaring – Jaring Tabung

Jika sebuah tabung dibongkar, maka akan terbentuk jaring-jaring tabung yang terdiri dari sisi atas/tutup, sisi selimut, dan sisi bawah/alas tabung. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar jaring-jaring tabung di bawah ini.

bangun+ruang+sisi+lengkung
Tabung Dan Jaring – Jaring Tabung

Rumus – Rumus Tabung

Berikut merupakan rumus-rumus yang digunakan dalam perhitungan tabung. Seperti rumus untuk menghitung luas tutup/alas tabung, luas selimut tabung, luas permukaan tabung, dan rumus volume tabung.

Luas Alas/Tutup Tabung = Luas Lingkaran

Luas alas = π × r²
Luas tutup = π × r²

Luas Selimut Tabung

Luas Selimut = Keliling Alas × Tinggi = Luas Selimut = (2 × π × r) × t = 2πrt

Luas Permukaan Tabung

Luas Permukaan Tabung = Luas Alas + Luas Tutup + Luas Selimut
Luas Permukaan Tabung = (π × r²) + (π × r²) + (2πrt)
Luas Permukaan Tabung = 2πr² + 2πrt
Luas Permukaan Tabung = 2πr(r + t)

Volume tabung

Volume Tabung = Luas Alas × Tinggi
Volume Tabung = πr² × t

2. Bangun Ruang Kerucut

Kerucut adalah bangun ruang yang memiliki alas berbentuk lingkaran dan dibatasi garis-garis pelukis yang mengelilinginya dengan membentuk sebuah titik puncak.

Ciri – Ciri Kerucut

  • Mempunyai satu sisi alas berbentuk lingkaran.
  • Mempunyai satu sisi selimut berbentuk bidang lengkung.
  • Mempunyai satu rusuk lengkung.
  • Mempunyai satu titik sudut.
  • Mempunyai 1 buah titik puncak.
  • Tinggi kerucut adalah jarak dari titik pusat lingkaran alas dengan titik puncak kerucut.

Jaring – Jaring Kerucut

Jika sebuah kerucut dibongkar, maka akan terbentuk jaring-jaring kerucut yang terdiri dari sisi atas dan bidang sisi lengkung kerucut. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar jaring-jaring kerucut di bawah ini.

bangun+ruang+sisi+lengkung
Kerucut Dan Jaring – Jaring Kerucut

Rumus – Rumus Kerucut

Berikut merupakan rumus-rumus yang digunakan dalam menghitung kerucut. Seperti rumus untuk menghitung luas alas kerucut, luas permukaan kerucut, dan rumus volume kerucut.

Rumus Luas Alas Kerucut

Luas alas = luas lingkaran
Luas alas = π × r²

Rumus Selimut Kerucut

Luas Selimut = π × r × s

Rumus Luas Permukaan Kerucut

Luas Permukaan Kerucut = Luas alas + Luas Selimut
Luas Permukaan Kerucut = (π × r²) + (π × r × s)
Luas Permukaan Kerucut = πr (r + s)

Rumus Volume Kerucut

Volume Kerucut = ⅓ × volume tabung
Volume Kerucut = ⅓ × luas alas × tinggi
Volume Kerucut = ⅓ × πr² × t

3. Bangun Ruang Bola

Bola adalah bangun ruang sisi lengkung yang dibatasi oleh sebuah bidang permukaan yang berbentuk lengkungan.

Ciri – Ciri Bola

  • Memiliki satu buah bidang permukaan.
  • Tidak memiliki rusuk.
  • Tidak memiliki titik sudut.

Jaring – Jaring Bola

Jika sebuah bola dibongkar, maka akan terbentuk jaring-jaring bola yang merupakan bidang sisi lengkung bola. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar jaring-jaring bola di bawah ini.

bangun+ruang+sisi+lengkung
Bola Dan Jaring – Jaring Bola

Rumus – Rumus Bola

Berikut merupakan rumus-rumus yang digunakan dalam menghitung bola. Yaitu rumus untuk menghitung luas permukaan bola dan rumus volume bola.

Rumus Luas Permukaan Bola

Luas Permukaan = 2/3 × Luas Permukaan Tabung
Luas Permukaan = 2/3 × 2πr (r + t)
Luas Permukaan = 2/3 × 2πr (r + 2r)
Luas Permukaan Bola = 2/3 × 2πr (3r)
Luas Permukaan Bola = 4πr²

Rumus Luas Setengah Bola

Luas Setengah Bola = Luas ½ Bola + Luas Penampang
Luas Setengah Bola = ½ × 4πr² + πr²
Luas Setengah Bola = 2πr² + πr²
Luas Setengah Bola = 3πr²

Rumus Volume Bola

Volume Bola = 4/3 πr³

Demikianlah pembahasan mengenai bangun ruang sisi lengkung dan rumusnya. Untuk soal pembahasannya akan dibahas pada artiekel berikutnya. Semoga Bermanfaat.

Share :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top